Manusia adalah actor yang sangat cerdas untuk melaksanakan perannya sesuai dengan dinamika kehidupan dan kehidupan itu dapat direalisasikan dalam sebuah panggung bertakjubkan sebuah drama. Dengan itu, dalam segala lini kehidupan tak heran manusia adalah makluk yang sangat hebat dalam memerankan dramanya didalam panggung kehidupan. Perbedaanya, tipe manusia apakah yah hebat dalam melakukakan dramanya? tetapi, tidak ada yang hebat bagi sang actor tanpa ada sang dalang atau sutradara yang dapat membuat, memanipulasi bahkan menghancurkan sebuah skenario.
Oleh karena itu,bukannya kita harus sekeptis dalam mengahdapi berbagai tipe manusia tetapi diperlukan sebuah pengalaman untuk menganalisa apakah orang tersebut adalah orang yang baik memerankan drama ataukah orang tersebut yang membuat dramanya sendiri atau orang lain? Itulah tugas kita sebagai orang yang menekunin dan mempelajarai ilmu dalam lini kehidupan masyarakat dalam berbagai perubahan sosial yang terjadi. maka tak heran dunia disebut panggung sandiwara karena tak ada teman yang sejati dalam kehidupan selain teman yang tau akan sebuah pengorbanan yaitu sahabat. Sahabat adalah kekuatan hidup yang bisa membangunkan semangat untuk menjadi manusia yang berguna bagi ketiganya. Dan sekrang apakah diriku akan menemukan kembali orang seperti mereka? yang tulus dalam berbagai hal dalam kehidupan? bukannya mereka bodoh dalam strategi politik perbedaanya mereka adalah orang tulus. yang TIDAK bisa berasaing, mengintervensi, mengadu domba, merhasiakan, menusuk orang dari belakang bahkan tak rela kalau kalau saling menjatuhkan. Yang ada kita saling megingatkan kesalahan, dan saling memberi nasihat.
DENGAN ITU BUKANNYA DUNIA SEBAGAI PANGGUNG SANDIWARA TETAPI DUNIA MANA YANG BERSANDIWARA? ITU DUNIA MU BUKAN DUNIA KU
Jakarta, 13 -Oktober 2016. Pukul 22:20
Dengan suasana hati tenang dan kosentrasi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar