Jumat, 27 Januari 2017

Kelahiran wanita prematur.


Kelahiran Wanita Prematur.






Menjadi seorang anak tidak lah mudah dibayangkan, karena menyeimbangkan prioritaskan antara diri sendiri dan orang tua. Menahan egoistik, melaksanakan kewajiban yang tak kunjung selesai. Terkadang anak merupakan salah satu percobaan pencapaian orang tua yang tak sampai di masa lalunya seperti cita-cita orang tua yang tak tercapai dan di sublimasikan ke anaknya.
Bahkan, anak merupakan hasil percobaan dan eksperimen orang tua sebagai investasi dimasa tuanya. Tetapi, semuah yang telah di paparkan di atas, orang tua merupakan hasil perwujudan Tuhan yang dikirimkan untuk mengasuh, membimbing dan mendidik anak-anak hebat di Dunia. Tanpa adanya orang tua, maka tidak terlahirnya wanita prematur seperti Dini Sintia Dewi.

Nama Dini Sintia Dewi tergagas dari sang ayah yang mempunyai filosofi sesuai dengan kondisi seperti, nama awal Dini diambil dikarenakan Dini yang artinya Dini hari, lahir pada pagi hari yaitu pukul 12:30 atau nama Dini yang artinya kecil dikarenakan pada saat itu Dini lahir pada usia kandungan 8 bulan. Bahkan, seharusnya Dini lahir pada pertengahan Juni tetapi dengan ruang rahim ibu yang sempit dan sumpek membuat Dini berkeinginan keluar lebih cepat yaitu pada pertengahan Mei. Dan nama tengah yang bernama Sintia yang artinya pejuang. Dan Dewi artinya wanita. Dengan harapan sebagai seorang wanita harus bisa berjuang dari rasa kebodohan, kemalasan dan kemiskinan.

Terimakasih mama dan bapak yang telah mendidik dini menjadi orang yang mengerti artinya sebuah perjuangan hidup. Yang mengharuskan diriku mencapai sebuah resolusi hidup dengan iming-iming hadiah atau reward tetapi giliran tercapai semuah resolusi itu tidak ada pun satu hadiah yang kuterima. Tetapi aku tau bahwa itu merupakan salah satu penyemangat diriku untuk terus belajar dan berjuang keras menjadi sebuah wanita yang mandiri dan kuat untuk mengarungi dinamika kehiduoan yang keras.

Jakarta, 22- Mei  2016.
Di meja belajar dengan suasana syahdu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar